Langsung ke konten utama

Pengakuan Mengejutkan Bupati Bekasi Soal Peran Lippo Group Dalam Kasus Meikarta

Image result for bupati bekasi nonaktif
Sumber : akurat.co

Skandal suap proyek pembangunan Meikarta kini akan diungkap oleh Neneng Hasanah Yasin, Bupati Bekasi nonaktif. Ia sendiri akan mengungkap peran korporasi dalam kasus skandal suap proyek pembangunan Meikarta yang melibatkan Direktur Operasional Lippo Group, Billy Sindoro sebagai tersangka.

Ia sendiri sudah mengajukan permohonan sebagai Justice Collaborator (JC), yang diharap bisa mengungkap lebih banyak lagi peran pihak lain, khususnya pada peran korporasi yang telah menyuapnya demi mendapat izin pembangunan proyek di atas lahan seluar 500 hektar tersebut.

"Liat faktanya aja," ucap Neneng usai diperiksa sebagai tersangka di gedung KPK, Jakarta, Rabu (7/11).

Demi mengungkap peran pihak lain di kasus ini, tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun berinisiatif mengambil contoh suara dari Neneng. Dengan tujuan untuk keperluan penyidikan terhadap pihak korporasi yang belakangan terungkap, pernah melakukan komunikasi dengan Neneng.

"Engga (ditanya macam-macam) biasa aja, cuma voice," ujar Neneng.

Sebelumnya juga, tersangka lain dalam kasus ini Billy Sindoro menyampaikan bila dirinya pernah menemui Neneng di 2 kesempatan yang berbeda. Dalam keterangan yang disampaikannya kepada awak media, Billy mengaku pertemuan pertamanya dengan Neneng terjadi pada saat bupati Bekasi itu baru saja melahirkan.

"Pertemuan kedua saya menemui ibu di hotel Asia, karena saya ingin melihat respon ibu gimana kalau saya mengusulkan kalo ada Rumah Sakit Siloam. Ada rumah sakit kecil dulu untuk CSR untuk wilayah itu, karena rumah sakit kecil ukuran kelas c dan kelas d itu melalui ijin bupati, jadi saya tanya," tandasnya.

Sekedar informasi, Meikarta sendiri merupakan salah satu proyek prestisius Lippo Group. Penggarap proyek Meikarta, PT Mahkota Sentosa Utama merupakan anak usaha dari PT Lippo Cikarang Tbk. Sementara PT Lippo Cikarang Tbk adalah anak usaha PT Lippo Karawaci Tbk.

Namun, proyek tersebut belakangan terungkap berujung rasuah lantaran Billy Sindoro selaku Direktur Operasional Lippo Group diduga memberikan uang Rp7 miliar kepada Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan anak buahnya terkait pengurusan izin proyek pembangunan Meikarta.

Uang tersebut diduga bagian dari fee yang dijanjikan sebesar Rp13 miliar terkait proses pengurusan izin proyek Meikarta.



Sumber : akurat.co 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyerang Dari Timnas Indonesia Yang Selalu Dikenang Sepanjang Masa

Laga pertama timnas Indonesia akan dimainkan Jumat (9/11) melawan Singapura karena adanya gelaran Piala AFF 2018 yang sudah di depan mata. Setiap kali ada pertandingan timnas, para pecinta bola nasional pasti akan memantau siapa saja pemain yang bakal bersinar. Terutama sektor penyerang. Di Indonesia sendiri kini sedikit mengalami kemunduran karena minimnya penyerang top saat ini. Namun jika kita mundur ke belakang sekitar dekade 80-an hingga 2000-an Tim Garuda sebenarnya memiliki sederet penyerang berkualitas yang namanya hingga kini masih dikenang: 1. Ricky Yacobi Sosok kelahiran 12 Maret 1963 ini adalah salah satu penyerang berkelas yang pernah dimiliki timnas Indonesia.  Semasa aktifnya Ricky merupakan penyerang yang diperhitungkan. Pemain yang menjuluki dirinya sebagai Indonesianya Paul Britner ini bahkan sempat dikontrak klub Jepang, Matsushita (kini Gamba Osaka). Sayang, karena soal adaptasi Ricky gagal bersinar di sana hanya tampil enam kali dan mencetak satu ...

Tabloid Obor Rakyat Batal Diluncurkan

Sumber: akurat.co  Jumat, 8 Maret 2019 telah diinformasikan bahwa akan ada peluncuran Tabloid Obor Rakyat. Namun peluncuran Tabloid Obor Rakyat (Obor Rakyat Reborn!) ini batal diadakan, hal ini disampaikan sendiri oleh Pimpinan Redaksi (Pimpred) Obor Rakyat Setiyardi "Acara peluncuran Tabloid Obor Rakyat (Obor Rakyat Reborn!), yang sedianya akan dilakukan nanti malam, Jumat 8 Maret 2019, DIBATALKAN," kata Setiyardi, Pimpred Obor Rakyat dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (8/3/2019). "Seluruh catering yang sudah dipesan akan diperuntukan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kepada teman-teman media, dan para undangan, yang sudah menyatakan kesediaan hadir, kami sungguh mengapresiasinya," lanjutnya. Ia mengatakan, pihak yang telah terlanjur membayar pesanan Tabloid Obor Rakyat akan dikembalikan. "Kami tak mengedarkan tabloid yang sudah terlanjur dicetak. Namun kami pastikan uang yang telah kami terima akan dikembalikan sepe...

Kasus Misbakhun Ternyata Hanyalah Kasus Perdata

Sumber:  GoNews.co Kasus Misbakhun yang pernah melibatkan Mukhamad Misbakhun ternyata memang benar ada. Kasus Misbakhun itu nyatanya adalah tuduhan semata, karena dalam pengadilan Misbakhun dinyatakan tidak bersalah. Namun, kasus Misbakhun itu menjalar menjadi kasus Misbakhun korupsi yang kemudian membuat nama Misbakhun menjadi terkenal. Tuduhan atas kasus Misbakhun bermula karena adanya pemberitaan bahwa perusahaan milik mantan politisi PKS PT. Selalang Prima Internasional yang terlibat atas pemalsuan dokumen atau letter of credit (L/C) di Bank Century. Karena itu kasus Misbakhun korupsi kemudian dikenal dengan Misbakhun korupsi. Karena adanya kasus Misbakhun korupsi, Misbakhun bahkan sempat merasakan bermalam didalam jeruji besi selama beberapa tahun. Hingga akhirnya ia mengajukan PK kepada Mahkamah Agung terkait dengan kasus Misbakhun itu karena menurutnya itu bukan kesalahannya. MA pun mengabulkan permohonannya yang akhirnya setelah ditelusuri dan ...