Langsung ke konten utama

Bersama BNI, Polri Mudahkan Masyarakatkan Dengan Wujudkan Digitalisasi Setoran PNBP Plat Nomor Cantik

WhatsAppImage2019-11-08at083751
Siaran Pers| BNI.co,id

Kegiatan launching Registrasi Online NRKB Pilihan Nasional (ROPILNAS) kembali digelar oleh Korps Lalu Lintas (Korlantas) Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) dengan tema “Polantas Promoter dalam mengimplementasikan Road Safety Policing menuju Indonesia Maju”.

Melansir dari laman siaran pers BNI, acara yang digelar di Kuta, Bali, Rabu Malam (6/11/2019) ini merupakan rangkaian dari acara tahunan Korlantas POLRI yaitu Rapat Kerja Teknis Fungsi Lalulintas Tahun Anggaran (TA) 2019. Dimana acara ini dihadiri oleh Kakorlantas Polri Irjen Pol Refdi Andri, Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Adi Sulistyowati, Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo S, para Pejabat Himbara, pejabat utama Korlantas Polri, serta Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah (Polda) se-Indonesia.

Setelah selesai meluncurkan Smart SIM bulan September lalu, pada kegiatan Rakernis ini ditampilkan kembali berbagai inovasi Digitalisasi layanan. Salah satunya adalah ROPILNAS (Registrasi Online NRKB Pilihan Nasional), yang disiapkan Korlantas Polri dalam rangka memudahkan layanan kepada masyarakat. 

Dimana Korlantas Polri kali ini akan meresmikan inovasi baru hasil dari kerjasamanya dengan BNI yaitu kemudahan dalam pembayaran NRKB Pilihan tersebut secara Digital, agar lebih mudah, cepat, akurat, dan informatif. 

Seperti yang dikatakan Refdi, kini masyarakat dapat dengan mudah memproses Plat Nomor Pilihan untuk kendaraannya. Yakni dengan menggunakan kode barcode booking nomor polisi dan nomor virtual account BNI untuk kemudian melakukan pembayaran melalui berbagai Cashless Banking channel seperti Mobile Banking, SMS Banking, ATM & Teller, atau Outlet BNI maupun bank lain.

“Atas kerja sama dengan BNI, Inovasi layanan Registrasi Online NRKB pilihan sudah berjalan di lima Polda, yaitu Jawa Tengah, Sumatera Utara, Lampung, Riau, dan Banten. Selanjutnya akan berjalan juga pada tahap dua di tahun selanjutnya pada 14 Polda dan yang tahap tiga 15 Polda. Pada akhirnya semua Polda sudah bisa menggunakan Registrasi Online NRKB Pilihan. Terimakasih kepada BNI yang terus mendampingi Korlantas dalam melakukan berbagai Digitalisasi Layanan kepada Masyarakat,” terang Kakorlantas.

“Sesuai Komitmen kami, BNI Siap mendukung upaya Korlantas POLRI yang terus melakukan inovasi digital guna meningkatkan layanan lalu lintas bagi masyarakat, sehingga tercapai Road Safety bagi pengguna lalu lintas menuju Indonesia Maju,” ujar  Adi Sulistyowati.

Mulai saat ini kepada masyarakat yang menginginkan Nomor Pilihan untuk Kendaraan Bermotornya atau sering disebut Plat Nomor Cantik, silahkan memanfaatkan Sarana ROPILNAS yang ada di dealer Mobil dan atau kantor layanan BPKB setempat yang mudah, cepat, akurat, dan informatif.

Dengan BNI sebagai Bank Pemerintah yang selalu melakukan inovasi dan dengan mengusung digitalisasi  dalam layanannya siap mendukung program-program digitalisasi Korlantas POLRI guna meningkatkan layanan lalu lintas. BNI juga memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh pelayanan lalu lintas, seperti program Samsat Online, hingga smart SIM. 

 Sumber: bni.co.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyerang Dari Timnas Indonesia Yang Selalu Dikenang Sepanjang Masa

Laga pertama timnas Indonesia akan dimainkan Jumat (9/11) melawan Singapura karena adanya gelaran Piala AFF 2018 yang sudah di depan mata. Setiap kali ada pertandingan timnas, para pecinta bola nasional pasti akan memantau siapa saja pemain yang bakal bersinar. Terutama sektor penyerang. Di Indonesia sendiri kini sedikit mengalami kemunduran karena minimnya penyerang top saat ini. Namun jika kita mundur ke belakang sekitar dekade 80-an hingga 2000-an Tim Garuda sebenarnya memiliki sederet penyerang berkualitas yang namanya hingga kini masih dikenang: 1. Ricky Yacobi Sosok kelahiran 12 Maret 1963 ini adalah salah satu penyerang berkelas yang pernah dimiliki timnas Indonesia.  Semasa aktifnya Ricky merupakan penyerang yang diperhitungkan. Pemain yang menjuluki dirinya sebagai Indonesianya Paul Britner ini bahkan sempat dikontrak klub Jepang, Matsushita (kini Gamba Osaka). Sayang, karena soal adaptasi Ricky gagal bersinar di sana hanya tampil enam kali dan mencetak satu ...

Tabloid Obor Rakyat Batal Diluncurkan

Sumber: akurat.co  Jumat, 8 Maret 2019 telah diinformasikan bahwa akan ada peluncuran Tabloid Obor Rakyat. Namun peluncuran Tabloid Obor Rakyat (Obor Rakyat Reborn!) ini batal diadakan, hal ini disampaikan sendiri oleh Pimpinan Redaksi (Pimpred) Obor Rakyat Setiyardi "Acara peluncuran Tabloid Obor Rakyat (Obor Rakyat Reborn!), yang sedianya akan dilakukan nanti malam, Jumat 8 Maret 2019, DIBATALKAN," kata Setiyardi, Pimpred Obor Rakyat dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (8/3/2019). "Seluruh catering yang sudah dipesan akan diperuntukan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kepada teman-teman media, dan para undangan, yang sudah menyatakan kesediaan hadir, kami sungguh mengapresiasinya," lanjutnya. Ia mengatakan, pihak yang telah terlanjur membayar pesanan Tabloid Obor Rakyat akan dikembalikan. "Kami tak mengedarkan tabloid yang sudah terlanjur dicetak. Namun kami pastikan uang yang telah kami terima akan dikembalikan sepe...

Kasus Misbakhun Ternyata Hanyalah Kasus Perdata

Sumber:  GoNews.co Kasus Misbakhun yang pernah melibatkan Mukhamad Misbakhun ternyata memang benar ada. Kasus Misbakhun itu nyatanya adalah tuduhan semata, karena dalam pengadilan Misbakhun dinyatakan tidak bersalah. Namun, kasus Misbakhun itu menjalar menjadi kasus Misbakhun korupsi yang kemudian membuat nama Misbakhun menjadi terkenal. Tuduhan atas kasus Misbakhun bermula karena adanya pemberitaan bahwa perusahaan milik mantan politisi PKS PT. Selalang Prima Internasional yang terlibat atas pemalsuan dokumen atau letter of credit (L/C) di Bank Century. Karena itu kasus Misbakhun korupsi kemudian dikenal dengan Misbakhun korupsi. Karena adanya kasus Misbakhun korupsi, Misbakhun bahkan sempat merasakan bermalam didalam jeruji besi selama beberapa tahun. Hingga akhirnya ia mengajukan PK kepada Mahkamah Agung terkait dengan kasus Misbakhun itu karena menurutnya itu bukan kesalahannya. MA pun mengabulkan permohonannya yang akhirnya setelah ditelusuri dan ...