Langsung ke konten utama

Musim 2019, Bhayagkara FC Punya Pelatih Baru

Gambar terkait
Sumber: Bola.net

Dalam jumpa pers yang diadakan di Hotel Sultan, Jakarta, Bhayangkara FC resmi memperkenalkan pelatih barunya untuk musim 2019. Angel Alfredo Vera diikat kontrak selama satu musim plus opsi perpanjangan.

"Saya mewakili klub Bhayangkara FC, mewakili CEO, memperkenalkan pelatih baru untuk 2019 yaitu coach Alfredo Vera. Ia bukan orang baru di Indonesia. Jadi saya kira semua sudah tahu," ujar manajer Bhayangkara FC, Sumarji, Selasa (5/2).

"Kontrak berdurasi satu musim. Namun tidak menutup kemungkinan diperpanjang kalau sesuai yang dibutuhkan," sambungnya.

Simon McMenemy yang memutuskan untuk melatih Tim Nasional Indonesia, kini teka-teki siapa pengganti Simon menjadi perbincangan di kalangan pencinta sepak bola. Bahkan sebelumnya, nama-nama seperti Stefano Cugurra hingga Fakhri Husaini telah masuk dalam daftar kandidat.

Seperti yang diketahui, Alfredo mengalami pasang surut saat menangani tim-tim sebelumnya seperti Persipura Jayapura, Persebaya Surabaya, dan Sriwijaya FC. Namun Sumarji menegaskan jika mereka tak risau dengan masa lalu Alfredo itu.

Terlepas hal itu, masuknya Alfredo sebagai juru taktik Bhayangkara diharapkan dapat membawa perubahan bagi Indra Kahfi dkk. Apalagi mereka akan menghadapi beberapa kompetisi dalam waktu dekat.

"Tentu kehadiran dan kerja sama antara Bhayangkara dengan coach yang baru mudah-mudahan membawa angin segar, perubahan yang lebih bagus untuk kemajuan Bhayangkara FC," ucap sumarji.

Alfredo Vera sendiri akan menjalani ujian pertamanya saat melawan Tim Nasional Indonesia U-22. Pertandingan yang akan digelar hari Rabu (6/2) di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekasi.



Sumber: akurat.co 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penyerang Dari Timnas Indonesia Yang Selalu Dikenang Sepanjang Masa

Laga pertama timnas Indonesia akan dimainkan Jumat (9/11) melawan Singapura karena adanya gelaran Piala AFF 2018 yang sudah di depan mata. Setiap kali ada pertandingan timnas, para pecinta bola nasional pasti akan memantau siapa saja pemain yang bakal bersinar. Terutama sektor penyerang. Di Indonesia sendiri kini sedikit mengalami kemunduran karena minimnya penyerang top saat ini. Namun jika kita mundur ke belakang sekitar dekade 80-an hingga 2000-an Tim Garuda sebenarnya memiliki sederet penyerang berkualitas yang namanya hingga kini masih dikenang: 1. Ricky Yacobi Sosok kelahiran 12 Maret 1963 ini adalah salah satu penyerang berkelas yang pernah dimiliki timnas Indonesia.  Semasa aktifnya Ricky merupakan penyerang yang diperhitungkan. Pemain yang menjuluki dirinya sebagai Indonesianya Paul Britner ini bahkan sempat dikontrak klub Jepang, Matsushita (kini Gamba Osaka). Sayang, karena soal adaptasi Ricky gagal bersinar di sana hanya tampil enam kali dan mencetak satu ...

Tabloid Obor Rakyat Batal Diluncurkan

Sumber: akurat.co  Jumat, 8 Maret 2019 telah diinformasikan bahwa akan ada peluncuran Tabloid Obor Rakyat. Namun peluncuran Tabloid Obor Rakyat (Obor Rakyat Reborn!) ini batal diadakan, hal ini disampaikan sendiri oleh Pimpinan Redaksi (Pimpred) Obor Rakyat Setiyardi "Acara peluncuran Tabloid Obor Rakyat (Obor Rakyat Reborn!), yang sedianya akan dilakukan nanti malam, Jumat 8 Maret 2019, DIBATALKAN," kata Setiyardi, Pimpred Obor Rakyat dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Jumat (8/3/2019). "Seluruh catering yang sudah dipesan akan diperuntukan bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan. Kepada teman-teman media, dan para undangan, yang sudah menyatakan kesediaan hadir, kami sungguh mengapresiasinya," lanjutnya. Ia mengatakan, pihak yang telah terlanjur membayar pesanan Tabloid Obor Rakyat akan dikembalikan. "Kami tak mengedarkan tabloid yang sudah terlanjur dicetak. Namun kami pastikan uang yang telah kami terima akan dikembalikan sepe...

Kasus Misbakhun Ternyata Hanyalah Kasus Perdata

Sumber:  GoNews.co Kasus Misbakhun yang pernah melibatkan Mukhamad Misbakhun ternyata memang benar ada. Kasus Misbakhun itu nyatanya adalah tuduhan semata, karena dalam pengadilan Misbakhun dinyatakan tidak bersalah. Namun, kasus Misbakhun itu menjalar menjadi kasus Misbakhun korupsi yang kemudian membuat nama Misbakhun menjadi terkenal. Tuduhan atas kasus Misbakhun bermula karena adanya pemberitaan bahwa perusahaan milik mantan politisi PKS PT. Selalang Prima Internasional yang terlibat atas pemalsuan dokumen atau letter of credit (L/C) di Bank Century. Karena itu kasus Misbakhun korupsi kemudian dikenal dengan Misbakhun korupsi. Karena adanya kasus Misbakhun korupsi, Misbakhun bahkan sempat merasakan bermalam didalam jeruji besi selama beberapa tahun. Hingga akhirnya ia mengajukan PK kepada Mahkamah Agung terkait dengan kasus Misbakhun itu karena menurutnya itu bukan kesalahannya. MA pun mengabulkan permohonannya yang akhirnya setelah ditelusuri dan ...